memperkenalkan diri dalam bahasa jepang contoh dan cara percakapan

Memperkenalkan Diri dalam bahasa jepang ..
 Perkenalan merupakan kegiatan yang biasa anda lakukan ketika berada di lingkungan yang baru atau disuatu pertemuan yang mengharuskan anda untuk memperkenalkan diri. Berikut ini adalah cara paling sederhana yang biasa digunakan ketika memperkenalkan diri dalam bahasa Jepang.

Sebelum Memperkenalkan Diri
Perkenalkan
: Hajimemashite
  はじめまして。

Izinkan saya untuk memperkenalkan diri...
: Jiko shookai sasete itadakimasu
  じこしょうかいさせていただきます。

Catatan:
• Hajimemashite digunakan sebelum anda akan memperkenalkan diri.

Menyebutkan Identitas
Saya ____.

:  Watashi wa ____ desu.
   わたしは___です。
Saya Arif.

:  Watashi wa Arif desu.
   わたしはアリフです。
Berasal dari  _____.

:  ____ kara kimashita.
   __からきました。
Berasal dari Indonesia.

:  Indonesia kara kimashita.
   インドネシアからきました。

Catatan:
• Untuk menyatakan asal negara gunakan " ~ kara kimashita" (Berasal dari ~)
• Untuk menanyakan asal negara gunakan " doko kara kimashita ka" (Berasal dari mana?)

Selesai Memperkenalkan Diri
Senang berkenalan dengan anda.
: Yoroshiku.
  よろしく。
: Doozo yoroshiku.
  どうぞよろしく。
: Doozo yoroshiku onegaishimasu
  どうぞよろしくおねがいします。

 Catatan:
• Yoroshiku, doozo yoroshiku, atau doozo yoroshiku onegaishimasu, digunakan setelah anda memperkenalkan diri. Arti dalam bahasa Indonesia mirip dengan "senang berkenalan dengan anda". "Doozo yoroshiku onegaishimasu" mempunyai nuansa lebih sopan dari Yoroshiku ataupun doozo yoroshiku.


PERCAKAPAN
Arif:
  Minna san, ohayoo gozaimasu.
みんなさん、おはようございます。 Teman-teman, selamat pagi.

  Hajimemashite.
はじめまして。  Perkenalkan.

  Watashi wa Arif desu.
わたしはアリフです。 Saya Arif.

  Doozo yoroshiku.
どうぞよろしく。 Senang berkenalan dengan anda.

Catatan:
• "Minna san", digunakan ketika kita merujuk pada sekumpulan orang. Dalam konteks dialog di atas merujuk pada siswa-siswa yang ada dikelas. Secara harfiah minna san berarti “kalian semua”.

Pola Kalimat Dasar
Belajar struktur pola kalimat dalam Bahasa Jepang. Subjek, predikat, objek, keterangan.

Susunan kalimat dalam Bahasa Jepang berbeda dengan Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris. Dalam Bahasa Jepang, predikat diletakkan di akhir kalimat.

Subjek - Objek - Predikat

Watashi wa hon o yomimasu.
わたし  は  ほん を  よみます。
Saya membaca buku.

Subjek : Watashi.  (wa adalah kata bantu. Lihat Tata Bahasa Dasar)
Objek : hon (buku)
Predikat : Yomimasu (membaca)

Partikel を o adalah untuk menghubungkan objek (kt benda) dengan kt kerja (predikat)

Lala-san wa tegami o kakimasu.
ララさん は てがみ を かきます。
Lala menulis surat.

Otoosan wa tabako o suimasu ka.
おとうさんはたばこをすいますか。
Apakah ayahmu menghisap rokok?

Hai, suimasu.
はい、すいます。
Ya, menghisap (rokok).

#Untuk membuat menjadi negatif, rubah akhiran -masu menjadi -masen.

Iie, suimasen.
いいえ、すいません。
Tidak, tidak menghisap (rokok)

Berikut adalah pola kalimat yang lebih lengkap, secara umum :

Subjek - (keterangan waktu) - (keterangan tempat) - Objek - (kt bantu) - Predikat

Okāsan wa asa resutoran de pan o sukoshi tabemasu.
Ibu pagi hari di restoran makan sedikit roti.

Subjek        : Okāsan
Ket waktu   : asa  (pagi)
Ket tempat :  resutoran de (di restoran)
Objek         : pan  (roti)
Kata bantu  : sukoshi (sedikit)
Predikat      : tabemasu (makan)

2 komentar