Arti Kata Gaul Taeun dalam Bahasa Indonesia dan Penjelasanya

Saat Anda berbincang dengan orang lain, baik itu sahabat, pacar, ataupun keluarga, terkadang ada pertanyaan yang tidak bisa mereka jawab saat kita mengajukan suatu pertanyaan. Entah karena pertanyaan tersebut sulit, atau karena hal lainnya, sehingga mereka tidak mengetahui jawabannya.

Ada berbagai macam ekspresi yang ditunjukkan seseorang ketika tidak bisa menjawab pertanyaan. Ada yang memalingkan muka, bertingkah layaknya orang yang tidak tahu jawabannya, atau bahkan langsung langsung bersikap cuek sambil berkata “taeun”.

Kata “taeun” kerap kali diucapkan oleh anak muda yang memang tidak berniat menjawab pertanyaan yang tidak penting. Bagi Anda yang berasal dari Sunda, tentu tahu maksud kata ini. Namun jika bukan, pastinya Anda penasaran kan dengan arti kata taeun ini?

Pengertian Kata Gaul dari Sunda, Taeun

Siapa bilang bahasa daerah tidak bisa menjadi bahasa gaul? Buktinya kata “taeun” bisa menjadi kata gaul yang sering diucapkan oleh anak muda zaman sekarang. Pada dasarnya kata taeun berasal dari Tanah Padjajaran, berasal dari kata “ teuing” yang bisa berarti entah.

Maksudnya Anda tidak mengetahuinya atau pura – pura tidak mengetahuinya. Kata ini biasanya diucapkan ketika seseorang tidak bisa menjawab pertanyaan yang ditanyakan atau bisa juga untuk mengacuhkan orang lain. Misalnya seperti contoh di bawah ini.

Sanset : Yuli, kamu tahu tentang si pemain basket tadi?
Yuli : Entah.
Sanset : Kira – kira berapa ya tinggi badannya ? Terlihat sangat tinggi.
Yuli : Taeun lah ! Jangan bahas pemain itu.

Cara Menghadapi Orang Yang Sengaja Mengacuhkan Atau Tidak Tahu Sebuah Jawaban

Jika seseorang sudah berkata “taeun” sudah pasti orang tersebut akan mengacuhkan Anda. Namun demikian, apa yang harus Anda lakukan agar orang tersebut tidak mengacuhkan dan mau untuk berbicara kembali ? Bahkan jika tidak tahu jawaban apa yang akan diberikan, maka orang tersebut tidak akan mengacuhkan Anda?

1. Pahami Apa Yang Dibicarakan

Jika Anda berbicara dengan orang lain, pastikan Anda benar - benar tahu apa yang sedang Anda bicarakan. Jangan sampai apa yang Anda bicarakan dengan orang lain malah membuat orang tersebut sedih atau pun marah. Bahkan ketika Anda bertanya untuk mmeinta pendapat, teman akan mengacuhkan Anda.

Saat sedang berbicara dengan suatu topik, perhatikan juga raut wajah lawan bicara serta kondisi hatinya. Apakah teman Anda sedang cemberut, sedih, marah, atau bahkan tidak badmood untuk mengobrol dengan Anda.

Ketika Anda terus berbicara saat suasana hati lawan bicara sedang buruk, alih – alih pertanyaan akan di jawab, obrolan Anda pun tidak akan ia dengarkan. Anda pun akan semakin terlihat menyebalkan di matanya sehingga potensi diacuhkan lebih besar. Oleh karena itu, memahami lawan bicara sangatlah penting.

2. Evaluasi Cara Berinteraksi Dengan Teman

Cara seseorang berkomunikasi dengan orang lain memang berbeda. Ada yang lebih banyak bicara atau lebih banyak mendengarkan. Jika Anda sedang mengobrol dengan orang lain, lakukan dengan santai. Anda boleh menggebu –gebu jika suasana pendengar sedang bagus. Jika Anda bertanya sesuatu pun, lawan bicara akan berusaha menjawab.

Namun jika Anda terus bercerita saat konsisi hati sedang buruk, maka siap – siap saja kalau kata “taeun” akan keluar. Saat seperti ini, Anda terlihat menyebalkan dan mengganggu. Bisa juga apa yang Anda ceritakan sedikit membuatnya tidak enak hati. Oleh karena itu, perhatikanah cara Anda berinteraksi dengan orang lain agar Anda bisa mendapatkan perhatian penuhnya.

3. Minta Maaf Jika Ada Kata Yang Menyinggung

Saat Anda berbicara dengan orang lain, tentunya akan terdapat beberapa kata yang mungkin menyinggung perasaan orang lain tanpa anda sadari. Di sinilah pentingnya sebuah kata maaf. Jika Anda merasa diacuhkan karena perkataan Anda membuatnya tak enak hati, segeralah meminta maaf.

Bahkan jika teman Anda tidak mampu menjawab, jangan menyalahkannya. Minta maaflah kepadanya karena sudah mengajukan pertanyaan yang terlalu sulit untuk ia jawab serta telah membuatnya kesulitan untuk menjawab pertanyaan Anda. Dengan acara ini di harapkan Anda dan lawan bicara bisa berbaikan dan mengobrol seperti biasanya.

4. Mengalihkan Topik Pembicaraan

Jika teman Anda sudah terlihat tidak suka dengan apa yang anda bicarakan dan mulai mengacuhkan, salah satunya jika sudah berkata “taeun”, maka segeralah mengubah topik pembicaraan ke arah yang lain.

Carilah topik pembicaraan yang sekiranya ia paham dan menarik untuk dibahas serta berkualitas tentunya. Sisipkan sedikit humor agar Anda dan lawan bicara bisa tertawa sehingga suasana yang tadinya agak kaku dan canggung bisa cair kembali.

Begitulah ulasan mengenai arti kata “taeun” dalam bahasa Indonesia dan penjelasannya. Semoga ulasan singkat di atas bisa memperluas pengetahuan Anda tentang bahasa gaul yang ada di Indonesia dan penerapannya.

Tidak ada komentar